Berita Terkini

Total Luas Hutan KPH Purwakarta 60.000 Hektare Lebih

Written By agung winanto on Jumat, 07 Maret 2014 | 20.19

PURWAKARTA, (Jatiluhuronline.com).  Jumlah luas keseluruhan hutan di bawah naungan KPH Purwakarta seluas 60.555,62 Hektare. Hutan seluas itu tebagi kedalam tiga kabupaten yaitu kabupaten purwakarta 40.843,42 ha, subang 19.712,20 ha dan karawang seluas 23.716,28 ha. Hal into sebagaimana disampaikan humas perhutani KPH Purwakarta Ridho Ardiansah kepada jatiluhuronline di ruang kerjanya (06/03).

Masih menurut humas perhutani hutan seluas puluhan ribu hectare tersebut tersebar di tiga kabupaten, di awal tahun ini memasuki tahap satu yaitu musim tanam, untuk  target penanaman seluas 1.176,37 Hektar kemudian akan dilanjutkan  tahap dua yaitu tahap pemeliharaan terhadap tanaman-tanaman yang baru di tanam maupun yang sudah di tanam “musim tanam ini untuk penghijauan.” Ujar Ridho menambahkan.

Dari luas total hutan yang berada dibawah naungan KPH Purwakarta terbagi kedalam dua kategori hutan, yaitu hutan lindung seluas 15.897,42 hektare dan untuk hutan produksi sendiri seluas 28.391,43 hektare. Perbedaan antara hutan produksi dan hutan lindung bila hutan produksi hutannya bisa di ambil kayunya bila musim panen tiba atau biasa di sebut penebangan, sedangkan untuk hutan lindung hutan yang tidak boleh di tebang karena memiliki fungsi penghijauan,melindungi mata air bawah tanah dan pencegah longsor.

Ridho juga menambahkan rata-rata areal hutan milik perhutani memiliki area yang berbukit-bukit bahkan beberapa di antaranya terdapat jurang yang terjal, namun hal tersebut tidak menyurutkan para pegawai perhutani untuk terus menjaga dan melestarikan hutan yang ada di wilayah KPH Purwakarta “semua pegawai semangat untuk tetap melestarikan hutan agar tetap hijau,” pungkas Ridho. (*)

POLRES PURWAKARTA BENTUK PASUKAN TANGGAP KERUSUHAN


PURWAKARTA,  (Jatiluhuronline.com). Kepolisian Resort Purwakarta (POLRES) membentuk Sistem Pengamanan Kota (SIPAM), pembentukan SIPAM bertujuan untuk siap tanggap darurat bila ada kejadian luar biasa di purwakarta yaitu pengamanan kerusuhan. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kapolres Purwakarta AKBP. Slamet Hariyadi di Mapolres.”Pasukan untuk pengamanan tanggap darurat unjuk rasa,” ujar Kapolres.

Masih menurut kapolres, pasukan yang terbentuk dari berbagai unsure yang ada di pemerintahan kabupaten purwakarta seperti dari TNI (Kodim,Armed dan Bataliyon), pemadam kebakaran,dinas perhubungan,dinas kesehatan dan satpol pp dengan jumlah seluruh personil sekitar 1100 orang. Pihak kepolisian sebagai garda terdepan dengan jumlah terbanyak melibatkan sekitar 600 anggota kepolisian dari mulai anggota di mapolres sampai ke polsek-polsek yang ada di wilayah hukum purwakarta “Tiap-tiap intansi memiliki tupoksi masing-masing.” tambah kapolres.

Dengan adanya pasukan SIPAM diharapkan setiap ada konflik bisa bergerak dengan cepat menuju lokasi terjadinya konflik yang bersifat anarkisme langkah yang akan diambil oleh SIPAM yaitu penanganan area konflik secara cepat dan akurat kemudian melakukan pengamanan objek-objek vital seperti kantor pemda,kantor DPRD, gardu induk listrik, gerbang tol dan objek pital lainnya. Dan yang terakhir melakukan penyekatan jalan-jalan utama yang ada di purwakarta berkoordinasi dengan dinas perhubungan hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah masuknya jumlah massa dari luar daerah konflik “Penyekatan akan dilakukan secepatnya bila konflik terjadi.” Ujar kapolres menambahkan.

Sementara untuk tupoksi masing-masing dinas yang tergabung dalam SIPAM sudah mengerti dengan tugasnya. Seperti dinas kesehatan bila di dalam area konflik adanya korban luka-luka akan ditangani kesehatan, bila ada massa yang beringas kemudian terjadi kebakaran maka pemadam kebakaran yang akan bergerak menangani, kemudian bila terjadi penyekatan maka dinas perhubungan dilibatkan dalam penyekatan jalan-jalan utama. Sementara untuk TNI sendiri di perbantukan sebagai lapis kedua yaitu untuk mengamankan objek-objek pital yang ada di Kabupaten Purwakarta, rencananya latihan akhir akan dilakukan secara gabungan bahkan Pasukan Brimob dan Penjinak Bom (JIBOM) akan di turunkan dari Polda .”Nanti latihan terakhir gabungan seluruhnya tanggal 11/03.” Tutur Kapolres menjelaskan kepada jatiluhuronline. (*)

KH.Abun Bunyamin : Pentingnya Generasi Muda Mempelajari Ilmu Hadist

PURWAKARTA,  Berdusta kepada Nabi ancamannya jelas masuk Neraka, demikian disampaikan sesepuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin KH.DR Abun Bunyamin dalam acara Workshop pembelajaran ilmu hadist di aula Ummi pon-pes Al-Muhajirin. Menurut kyai Abun, masyarakat dewasa ini banyak yang kurang memahami tentang pentingnya Hadist atau sunah Nabi Muhammad SAW akibat dari jarangnya generasi muda mempelajari tentang ilmu Hadist. “Mari kita kembalikan jalan hidup kita ke Al-Qur’an dan sunnah.” Ujar pemilik pesantren terbesar di Purwakarta tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Sekolah Madrasah Aliyah H. Marfu Muhyidin Ilyas,MA. menyampaikan tentang tradisi keilmuan saat ini sudah cenderung menurun, terutama ilmu tentang mempelajari Hadist. Kemudian juga tentang kajian-kajian keislaman masih menjadi minoritas dibandingkan dengan kajian kajian lainnya. Acara tersebut juga dilaksanakan sebagai sarana pengabdian pondok pesantren kepada umat, karena peserta yang hadir dari berbagai elemen untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan tersebut, “ini bentuk pengabdian kepada umat, untuk memahami tentang pentingnya ilmu Hadist, ” ujar ustadz Marfu didepan para bustami

Acara dimulai dari pagi hari hingga menjelang petang tersebut berjalan lancar, sementara para pembicara yang dihadirkan dalam acara tersebut merupakan ulama-ulama pilihan jawa barat yang memiliki keilmuan mumpuni di bidangnya masing-masing, seperti DR.Ahmad Lutfi Fatahullah,MA yang merupakan direktur pusat kajian Hadist dan Dosen Pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta disamping beliau juga mengisi acara kajian Hadist Bukhori di  stasiun Televisi Nasional.  Beberapa pembicara lainnya Prof.DR.KH.T Fuad Wahab, DR.KH.Muklis Hanafi, MA, dan Ustadz RA.Yasin Munthahhar. 

Sekitar 300 peserta hadir di acara tersebut, para hadirin yang hadir beberapa elemen dari masyarakat seperti para pengurus MUI baik kabupaten maupun kecamatan, para Guru Pendidikan Agama, para pengurus pondok pesantren dan para undangan lainnya. Para hadirin dengan khidmat mendengarkan penuturan yang disampaikan para pembicara di akhir acara para tutor memberikan kesempatan untuk tanya jawab yang disambut antusias para peserta. (*)

Potensi Golput Terjadi DIperkotaan Pemilih Yang Berpendidikan

Written By agung winanto on Rabu, 05 Maret 2014 | 19.59

PURWAKARTA. Para pemilih golput pada pemilu 09 April yang akan datang diprediksi tidak jauh berbeda dengan golput pada pemilihan kepala daerah, hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh ketua Komite Independent Pemantau Pemilu Daerah (KIPPDA) Kabupaten Purwakarta Ariel saat ditemui wartawan. “kemungkinan bertambah sekitar 2 sampai 5%, jadi di kisaran 30%,” ujar ariel.

Ariel juga menyebutkan banyak faktor yang menyebabkan masyarakat memilih golput disamping pencoblosan yang bertepatan dengan hari kerja, juga kebanyakan tingkat kepercayaan masyarakat sangat rendah terhadap para wakil rakyat dan sudah apatis terhadap para wakilnya di DPRD, jadi wajar bila masyarakat tidak menggunakan hak suaranya untuk mencoblos ke bilik tempat pemungutan suara, “mereka turun kebawah hanya saat kampanye saja,” ujar Ariel. 

Bila meamang terjadi golput di angka 30% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 640.132 di kabupaten Purwakarta maka aka ada sekitar 190.000 an suara sia-sia yang tidak akan disalurkan pemilih pada pemilu yang akan datang, hal tersebut tentu menjadi PR bagi penyelenggara pemilu  untuk menekan angka golput “Saya berharap tingkat golput rendah,” tambah Ariel

Yang paling dominan untuk menekan angka golput yaitu peserta pemilu atau partai politik, hal ini disebabkan mesin partai sudah menjangkau ketiap-tiap pelosok pedesaan tinggal memberdayakan para kader partai politik peserta pemilu untuk menggiring masyarakat agar tidak golput,menggunakan hak pilihnya pada april mendatang.

Ariel memperkirakan potensi terjadinya golput justru dari masyarakat yang berpendidikan atau di daerah perkotaan hal ini terlihat dari kurangnya minat warga kota saat para caleg bersosialisasi di daerahnya, lain lagi halnya dengan masyarakat yang berada di pedesaan justru berbanding terbalik dengan masyarakat perkotaan hal ini terlihat dari banyaknya penduduk desa menghadiri sosialisasi para caleg “Bahkan di satu desa ada pertemuan dengan caleg hingga 3 kali dalam sehari, masyarakat antusias saat mendengarkan sosilisasi dari para caleg,” tutur Ariel panjang lebar.  (*)

KPUD Sortir Surat Suara Rusak

Written By agung winanto on Senin, 03 Maret 2014 | 20.45

PURWAKARTA (jatiluhuronline.com) - KPUD Purwakarta mulai melaksanakan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilu Legislatif, Senin (3/3). Pelipatan dilakukan secara swakelola melibatkan 200 warga sekitar Kantor KPUD Purwakarta dan diagendakan berlangsung selama 12 hari.

Ketua KPUD Purwakarta Deni Ahmad Haidar menjelaskan, penyortiran dan pelipatan surat suara dilaksanakan secara bertahap. "Hari ini baru surat suara DPD RI,"ujar Deni dihubungi Pos Kota, Senin (3/3).

Diungkapkan, logistik surat suara Pileg sudah seluruhnya diterima KPUD Purwakarta. Satu jenis surat suara berjumlah 651.782 lembar. " Jumlah itu dikali empat jenis surat suara DPRD Kabupaten,DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI," paparnya.

Karena baru memulai penyortiran, diakui Deni, pihaknya belum mengetahui ada tidaknya kekurangan.

"Nanti akan diketahui setelah penyortiran ini apakah ada kekurangan surat suara atau tidak. Kalau ada kekurangan,secepatnya kita berkoordinasi lagi dengan KPU pusat, " imbuhnya.

Kekurangan hanya pada template braille, alat bantu pemilih tunanetra. KPUD Purwakarta baru menerima template braille untuk surat suara DPD RI.

"Template braille untuk DPR RI, Provinsi dan Kabupaten belum diterima. Untuk itu, kita telah menggandeng kerjasama dengan Pertuni untuk menanggulangi masalah kekurangan ini," terangnya.

Lebih jauh Deni menambahkan, tahapan penyortiran dan pelipatan diawasi oleh banyak pihak terdiri parpol, panwaslu, aparat kepolisian dan TNI serta tim pemantau independen. "Ini untuk menjaga keamanan agar surat suara utuh," jelasnya.

Ketua DPD PAN Purwakarta Asep Amidin mengatakan, pihaknya cukup puas setelah memantau langsung tahapan pelipatan dan penyortiran surat suara di Kantor KPUD Purwakarta. "Tadi, saya sudah melihat lihat proses penyortiran dilakukan cukup baik," ujar Asep kepada Pos Kota, di Kantor KPUD Purwakarta, Senin.

Dari pengamatannya, kata dia, surat suara DPD RI cukup bagus dan tampak jelas. "Kami berhapap, tiga jenis surat suara lain pun kualitasnya bagus," pungkasnya. (ddn *)

Polsek Rajia Cipta Karya Amankan 3 Unit Motor Curanmor


Kapolsek Kota KOMPOL Edy Sutiyono SH
PURWAKARTA, (Jatiluhuronline.com) Polsek kota Purwakarta menggelar rajia cipta kondisi jelang pemilihan umum 09 april yang akan datang, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman di masyarakat. Ratusan kendaraaan roda dua terjaring dalam rajia tersebut, setelah memeriksa kelengkapan surat-surat para pengendara yang kedapatan tidak membawa surat-surat baik sim maupun stnk langsung dilakukan penilangan  hasilnya dari rajia tersebut pihak polsek kota berhasil mengamankan 21 kendaraan roda dua tanpa STNK, dan Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan  tiga kendaran diduga hasil curanmor, ketiga kendaran tersebut yaitu 1 unit RX King, 1 unit Supra fit dan 1 unit Jupiter MX. Hal tersebut sebagaiman di sampaikan Kapolsek Purwakarta KOMPOL Edy Sutiyono usai melakukan rajia di mapolsek kota Purwakarta Senin (03/03).

“Rajia akan rutin dilakukan,” ujar Kapolsek kepada jatiluhuronline. Menurutnya disamping untuk menciptakan kondisi aman juga untuk keselamatan pengendara itu sendiri dalam mengendarai roda dua (sepeda motor) karena dengan mematuhi berlalulintas para pengendara tidak perlu was-was lagi di perjalanan seperti Helm standart,memiliki SIM dan membawa STNK. “Kita akan melakukan rajia sesering mungkin, sampai masyarakat memahami pentingnya tertib lalu lintas,” Tegas Kapolsek.

Bahkan beberapa kendaraan roda dua yang kedapatan menggunakan knalpot bising pihak kepolisian tak ada ampun lagi langsung dbongkar di tempat, setelah knalpot di buka lalu pihak kepolisian polsek kota memukulnya hingga gepeng dengan martil besar hal ini dimaksudkan agar knalpotnya tidak bisa lagi digunakan. “Semua barang bukti, terutama dugaan hasil curian di bawa ke Mapolres Purwakarta,” Ujar Kapolsek Kota mengakhiri pembicaraan.

Rajia berlangsung dari pukul 08.15 WIB hingga Pukul 10.00 WIB banyak para pengendara roda dua tidak menyangka akan diadakan rajia di polsek kota salah seorang pengendara yang terkena rajia (HENDRA) warga sukarata saat diwawancarai eSKBe dirinya kaget saat ada rajia di Polsek kota “Surat-surat saya komplit jadi ga kena tilang,” ujarnya. Hendra juga mendukung positif terkait rajia yang dilakukan pihak kepolisian untuk miningkatkan rasa nyaman dimasyarakat dan meminimalisir kejahatan curanmor. (*)    

Polisi Akan Proses Pelajar Yang Tawuran


AKP.AGUN GUNTORO SH saat wawancara wartawan
PURWAKARTA, (Jatiluhuronline.com). Kepolisian Resort Purwakarta memberikan pengarahan  terhadap para pelajar SMK yang ada di Purwakarta. Menurut Kapolres Purwakarta melalui Kasat Binmas AKP.Agun Guntoro SH. Hal tersebut dilakukan pihak kepolisian dalam rangka untuk memberikan pemahaman tentang kenakalan remaja yang akan berdampak bagi masyarakat secara luas sehingga pihak kepolisian rutin turun tangan untuk mengurangi dampak kenakalan remaja terutama tawuran. Ujar Kasat Binmas Polres saat di wawancara eSKBe di sekolah Bintar Senin (03/03).

“Terutama tawuran,” ujar Agun. Hal lain yang disampaikan kasat binmas Polres AKP Agun, untuk saat ini tawuran di tingkat pelajar sangat memperihatinkan, bahkan sampai mengakibatkan adanya korban jiwa. Untuk mengatasi hal tersebut pihak kepolisian tidak akan pandang bulu menindak para pelajar yang kedapatan tawuran di wilayah hukum purwakarta setiap berkas perkaranya akan dilimpahkan kepengadilan dan disidang sesuai hukum yang berlaku. Pengarahan yang dilakukan pihak kepolisian di fokuskan pada 6 sekolahan SMK yang ada di Purwakarta yaitu Bintar,Tekin,YPK,Prabusakti dan SMK YPB yang ada di Sukatani.

Menurut Kasat Binmas sudah ada beberapa contoh pelajar yang tawuran berkas perkaranya dilimpahkan ke pengadili dan pelakunya di adili hal ini dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi para pelajar, disamping untuk mendapatkan rasa keadilan bagi korban tawuran. Pihak kepolisian juga meminta kerjasama dengan masyarakat  dan orang tua siswa  melihat kerumunan para pelajar yang hendak tawuran untuk segera melaporkan ke pihak berwajib hal tersebut dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya tawuran, “Jangan coba-coba tawuran bila tidak ingin berhadapan dengan hukum,” tegas Agun.

Sementara masih di tempat yang sama Wakil Kepala Sekolah SMK Bintar bidang kesiswaan Ajat Sudrajat,SPd mengapresiasi pihak kepolisian yang mau memberikan pengarahan kepada pelajarnya “Acaranya berlangsung selama dua hari sampai besok,” ujar ajar Ajat. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan pengarahan pendidikan kedisiplinan tersebut seluruh siswa, jumlah totalnya mencapai 1000 pelajar lebih. Harapanya agar semua siswa dapat memahami tentang pentingnya masalah kedisiplinan dan terutama untuk mencegah kenakalan remaja “Jangan sampai siswa tawuran lagi, setelah mendapatkan pemahaman dari pihak yang berwajib,” Ujar Ajat mengakhiri pembicaraan. (*)
 
Support : Redaksi | Kontak | Kirim Berita
Copyright © 2011. Jatiluhur Online - All Rights Reserved
Published By CV. Jatiluhur Online
Webmaster Login