Home » » Pelaksanaan Bintek Oleh Disdikpora Purwakarta Tidak Maksimal

Pelaksanaan Bintek Oleh Disdikpora Purwakarta Tidak Maksimal

Written By jatiluhur online on Selasa, 22 Mei 2012 | 19.19


PURWAKARTA, (jatiluhuronline.com) – Era globalisasi dunia yang trend saat ini adalah media informasi dan teknologi, dengan media tersebut semua pengguna jaringan internet (network) lebih mudah mendapatkan data-data akurat yang bisa di akses dimanapun selama ada akses internet (online).

Berdasar pada hal tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Disdikpora Kab. Purwakarta, mengadakan Bimbingan Teknis (BINTEK) Manajemen Sekolah Berbasis Teknologi Informasi.


Acara dimulai pukul 10.00 s.d. 14.00 WIB bertempat di SMPN 2 Purwakarta (21/05), diikuti oleh 200 peserta dari masing-masing perwakilan Operator Sekolah tingkat SD-SMP yang ada di Kecamatan Purwakarta. 

Kasie Kurikulum Disdikpora Kab. Purwakarta, Gusti Rahayu, dalam sambutannya menyatakan. “Tujuan bintek ini untuk memanfaatkan fasilitas yang berbasis teknologi serta mempermudah dalam mengakses data-data yang akurat, baik data siswa, jumlah pegawai (guru), dan laporan keuangan yang didanai oleh APBD maupun APBN” ungkapnya.

Sementara Disdik Provinsi Jawa Barat, telah memberikan bantuan aplikasi berupa software sebanyak 40.000 keping CD ke sekolah-sekolah yang ada di Jawa Barat, salah satunya Kabupaten Purwakarta dengan tujuan sebagai salah satu penunjang dalam mengolah data.

Panitia Pelaksana BINTEK yang dipelopori oleh Disdikpora Kab. Purwakata dan Sub K3S Kecamatan Purwakarta, dalam realisasi kegiatan masih belum maksimal. Hal tersebut dikarenakan fasilitas bintek tidak memadai, seperti tidak adanya infokus, aliran listrik mati, dan jaringan internetpun tidak ada. Padahal kegiatan Bintek tersebut, telah didanai oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Keluhan itu disampaikan langsung oleh Siti, salah seorang peserta Bintek, yang menyayangkan kegiatan tersebut tidak maksimal sesuai harapan. Keluhan sama juga disampaikan kepala SMPN 2 Purwakarta, H. Husen. Ia menyatakan bahwa, fasilitas infokus dan yang peralatan lainnya, pada awal sudah dimandatkan ke SMPN 1 Purwakarta untuk membawa alat-alat tersebut, namun ketika pelaksanaan tidak ada. (JOL **)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Redaksi | Kontak | Kirim Berita
Copyright © 2011. Jatiluhur Online - All Rights Reserved
Published By CV. Jatiluhur Online
Webmaster Login