Proses pembuatan paspor dianggap lama, ini keluhan warga yang hendak pergi umroh

Paspor Republik Indonesia
Purwakarta, Jatiluhuronline.com - Jasa pembuatan paspor di Purwakarta dinilai mahal dan proses tunggunya lama. Hal itu dialami oleh salah seorang warga kelurahan Ciseureuh Purwakarta Febri (45), yang akan pergi melaksanakan ibadah umroh. 

Febri mengatakan, ia harus mempersiapkan seabreg beberapa persyaratan, dari mulai mempersiapkan dokumen pribadi, pendaftaran antri secara online yang membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu, membuat rekomendasi dari kementerian agama dan surat pernyataan dari penyelenggara ibadah umroh, selain itu untuk biaya lain-lainnya juga melebihi biaya pokok pembuatan paspor, diperkirakan paspor bisa diterima 3-4 minggu.

"Sekarang kan daftar antrinya harus online, selain itu proses dapat resi antriannya lama. Pelayanannya sih tidak dipersulit, tapi biayanya yang mahal," kata Febri saat menyampaikannya kepada Jatiluhuronline, Rabu, (21/11/2018).

Dikatakan Febri, paspor dapat diterima setelah melakukan tahapan diatas, dan menurutnya pembuatan paspor sekarang lebih banyak memakan waktu yang cukup lama, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Sekarang mah lama, gak seperti dulu, satu minggu selesai dan biayanya juga tidak mahal seperti sekarang," katanya.

Selain itu, lanjut Febri, untuk pembuatan paspor ini menghabiskan biaya kurang lebih satu juta rupiah, sementara tahun sebelumnya lebih murah dari itu.

"Dulu bikin paspor baru itu lebih murah daripada sekarang, 500 ribu sudah dapet, kalau sekarang habis sejutaan, ya kan harus ngasih kesana kemari" katanya.

Sebelumnya, Ditjen Imigran mengeluarkan kebijakan bagi para pemohon pembuatan paspor baru, surat Ditjen Imigrasi Nomor IMI-0277.GR.02.06 tahun 2017 tentang Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia nonprosedural, yang mengharuskan pemohon pembuat paspor baru harus memiliki Rp. 25 juta di tabungannya, namun aturan tersebut banyak menuai kritik dari kalangan media dan masyarakat, hingga akhirnya Ditjen imigran menghapus ketentuan tersebut. (*/M)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close