Polisi Australia Diincar Para Remaja Berpisau

PM Australia, Tony Abbott, minta semua pihak melawan terorisme setelah polisi Australia diincar para remaja yang terinspirasi ISIS


JATILUHURONLINE.id. MELBOURNE - Polisi Australia mengklaim telah menggagalkan rencana serangan para remaja yang terinspirasi ISIS. Para remaja itu mengincar disebut polisi Australia selama peringatan Perang Dunia I.

Petugas anti-teror di Melbourne mengungkapkan, bahwa mereka telah menangkap lima remaja dalam serangkaian penggerebekan pagi ini di Kota Melbourne.

Para remaja yang ditangkap berusia antara 18 dan 19 tahun. Menurut polisi, pisau yang hendak digunakan itu dikenal sebagai “senjata bermata”.

Pagi ini (18/4/2015), tepat 100 tahun tentara Australia dan Korps Tentara Selandia Baru (ANZAC) melakukan pendaratan di Gallipoli selama Perang Dunia I. Selain mengidentifikasi jenis senjata, polisi juga mengklaim mengetahui nama sandi operasi para remaja itu, yakni bernama “Operation Rising”.

Meski demikian, polisi tidak bukti apakah para remaja yang terinspirasi kelompok Islamic of State Iraq and Syria (ISIS) itu akan melakukan pemenggalan terhadap target. “Ini jelas terinspirasi dari kelompok ISIS,” kata Wakil Komisaris Kepolisian Federal Polisi Australia, Neil Gaughan.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Tony Abbott, memerintahkan semua petugas untuk pergi ke acara peringatan Perang Dunia I. ”Hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk melawan terorisme adalah individu harus tetap menjalani kehidupan yang normal,” kata Abbott, seperti dikutip Reuters. Dalam penggerebekan untuk menangkap para remaja itu, Australia mengerahkan sekitar 200 polisi. [sindonews]

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close