Pariwisata Purwakarta dilirik investor asing

Salah satu tempat wisata di Purwakarta (situ buleud) yang dijadikan objek wisata. Photo/deltarizki
JATILUHURONLINE.id - PURWAKARTA, Pariwisata di Kabupaten Purwakarta dilirik investor asing, mereka berniat membantu mengembangkan potensi di sektor tersebut. Salah satunya terkait infrastruktur penunjang.

Investor asing yang melirik potensi wisata di Purwakarta ini, yakni Straits Asset Groups Thailand. Hari ini, Kamis (21/5/2015), Pemkab Purwakarta melakukan penandatanganan MoU dengan pihak investor tersebut, Thailand merencanakan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata.

Perwakilan Straits Asset Groups, Arie Aripin mengatakan, pihaknya berniat untuk berinvestasi di wilayah ini. Alasannya, Purwakarta memiliki keunggulan. Salah satunya lokasi yang sangat strategis. Karena kabupaten kecil ini diapit dua kota besar, yakni Bandung dan Jakarta.

"Selain itu, kami menilai Purwakarta telah memiliki infrastruktur yang bagus," tutur Arie di sela-sela penandatangan MoU di Bale Nagri, Pemkab Purwakarta.

Arie mengungkapkan, selama ini pihaknya mengenal keunikan Purwakarta lewat tayangan televisi. Mendengar informasi tersebut, pihaknya tertarik untuk menanamkan investasi di kabupaten yang mengedepankan spirit budaya dalam setiap pembangunannya itu.

"Kami berniat membantu mengembangkan potensi pariwisata yang ada di wilayah ini," pungkasnya.

Salah satu yang menjadi indikatornya, yakni karena infrastruktur wilayah ini yang sangat memadai. Apalagi, jalan di hampir seluruh ploksok desa sudah sangat bagus dan mendukung.

"Ini yang menjadi alasan kami ingin menanamkan investasi di Purwakarta," cetus dia.

Dia menambahkan, dalam investasi ini ada beberapa item yang ditawarkan. Salah satunya, membantu mengembangkan sarana infrastruktur penunjang kepariwisataan.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menyambut baik kedatangan para investor asing ini. Memang, pihaknya berencana mengembangakan industri pariwisata ini. Namun, pengembangannya lebih didorong ke wisata yang berbasis alam dan keramahan masyarakat desa.

"Selama ini, kami terus berupaya mengembangkan potensi alam untuk dijadikan sebuah tempat yang bisa menarik wisatawan. Hanya saja, sampai saat ini pengelolaan pariwisata di wilayah kerjanya masih belum maksimal," jelas dia.

Dengan adanya investor ini, dia berharap program yang sejak lama lakukan itu bisa berkembang secara total. Mengingat, saat ini Purwakarta telah menjadi daerah industri. "Ke depan, kami pun ingin industri berbasis pariwisata bisa berkembang," jelas dia.

Dalam kerja sama ini akan memfokuskan pada peningkatan pariwisata lingkungan desa. Yakni dengan memanfaatkan gunung, sungai, sawah, danau hutan. Selain itu, juga dalam hal kuliner, sastra, tarian dan berbagai aktivitas masyarakat desa.

Untuk di wilayah kota, tambah dia, Purwakarta memiliki lokasi wisata unggulan. Salah satunya, Taman Sri Baduga (Situ Buleud). Sedangkan di desa ada yang tak kalah menarik. Yakni wisata alam Gunung Parang.

"Purwakarta pun memiliki gunung andesit yang bisa dibilang terbaik di Indonesia, bahkan di Asia. Selain itu, kami pun memiliki daerah yang masyarakatnya aman dan rukun," pungkasnya.
_________________________________________________________________________________
Sumber : inilahkoran
Editor : Nur

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close