Pemkab Purwakarta Melarang Sekolah TK Ajarkan Calistung

Gambar: Siswa Taman kanak-kanak.[nurulislamwanayasa]
Purwakarta, Jatiluhuronline - Pemerintah Kab. Purwakarta, Jawa Barat, melarang lembaga pendidikan anak (TK) untuk menerapkan program Calistung (baca, tulis, menghitung). Pasalnya, calistung tidak tepat diajarkan pada anak usia di bawah enam tahun.

Bupati Dedi Mulyadi, mengatakan, tidak boleh ada anak-anak sekolah Taman Kanak-kanak (TK) diajarkan Calistung. Kasihan mereka. Nantinya bisa depresi. Karena, sejak usia dini mereka dituntut harus bisa membaca, menulis dan menghitung. "Namanya juga anak-anak TK, tugasnya ya bermain," tutur Kang Dedi, seperti dikutip pada republika online (5/5).

Kalau sejak usia empat atau lima tahun anak-anak sudah dituntut untuk bisa membaca, menulis, dan menghitung, maka mereka kedepannya akan jenuh belajar. Sebab, dari sejak TK kemudian melanjutkan ke SD sampai SMA, mereka akan berkutat dengan pelajaran-pelajaran. Akibatnya, anak akan depresi. 

Hal itu dikarenakan sebagian masa kecilnya mereka habis untuk belajar. Bukan bermain. Oleh karena itu, untuk mengembalikan hak dasar anak yaitu bermain, maka Pemerintah kab. Purwakarta melarang lembaga pendidikan TK untuk mengajarkan anak calistung. [rol/*]

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close