Sidang Adjudikasi Bawaslu, Diwarnai Aksi Pelemparan Telur

Sidang Adjudikasi oleh Bawaslu Purwakarta
Purwakarta, Jatiluhuronline.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta menggelar Sidang Adjudikasi  Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan Umum antara Partai Politik dan KPUD Purwakarta, Rabu (7/11).

Sidang Putusan Adjudikasi ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Purwakarta, Ujang Abidin, dengan didampngi komisioner lainnya. Sidang tersebut dilakukan setelah melalui proses panjang dalam penanganan sengketa  proses pemilihan umum yang tidak kunjung selesai, dan Bawaslu mempunyai kewenangan dalam menangani proses tersebut.

"Bawaslu punya kewenangan dalam menangani proses sengketa, mulai dari penerimaan berkas permohonan, verifikasi administrasi, kalau sudah lengkap berkas nya, maka ada waktu 12 hari kerja untuk dilakukan proses penyelesaian sengketa diantaranya 2 hari untuk mediasi yaitu,   mempertemukan kedua belah pihak antara pemohon dengan pihak termohon, ketika tidak terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak, maka Bawaslu melanjutkan ke sidang adjudikasi", ungkap Ujang.

Fakta persidangan yang sudah dilakukan, serta kajian hukum dan bukti lainnya, Bawaslu menetapkan putusan dengan menolak permohonan sesuai dengan pertimbangan hukum Undang-undang  Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 2 tentang Pemilihan Umum.

"Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, dengan demikian, bahwa pemohon tidak jujur dalam pengisian BB1 dan BB2 yang ada dalam lampiran PKPU 31 Tahun 2018 tentang perubahan atas PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan".

Pasca sidang putusan  telah selesai di bacakan oleh Majelis Adjudikasi terhadap pemohon (Partai Berkarya) dan termohon (KPU), tiba tiba orang tidak dikenal masuk ruangan persidangan dan berteriak sambil melemparkan beberapa butir telur ke arah majelis persidangan, diduga orang tersebut tidak puas terhadap putusan majelis sidang adjudikasi yang sebelumnya di bacakan terhadap pemohon. (*/M)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER