PBNU Desak PBB dan Pemerintah RI Suarakan Hak Muslim Uighur

Jakarta, Jatiluhuronline.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk segera menyelidiki intensif persoalan dan fakta soal Muslim Uighur yang dilaporkan mengalami kekerasan di Xinjiang, China.

Helmy juga mengecam segala tindakan diskriminatif yang menyerang pihak-pihak yang dianggap berbeda.

"Tindakan diskriminatif harus dilawan dan dihapuskan apalagi menyangkut persoalan ras," katanya

Helmy pun meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatis, dan mengajak kepada masyarakat untuk ikut andil dalam menyuarakan hak Muslim Uighur, langkah tersebut bagian dari tanggung jawab menciptakan perdamaian dan keamanan dunia.

"Mengajak kepada masyarakat internasional untuk bersama-sama menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Xinjiang," tuturnya.

Hal tersebut disampaikan PBNU menyusul laporan soal adanya kamp penahanan ribuan Muslim Uighur oleh pemerintahan China. Namun, China menyatakan bahwa tempat tersebut adalah pusat pendidikan vokasi bagi sebagian warga Uighur untuk mencegah penyebaran ekstremisme dan terorisme. (***/MM) sumber : viva

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

ads