Setelah 14 Jam, Jenazah Miftah Ditemukan Di Danau Bekas Galian

Subang, Jatiluhuronline.com - Setelah 14 jam warga masyarakat Dusun Cihuni Desa cimayasari Kecamatan Cipeundeuy, akhirnya bisa menemukan jenazah Miftahul Huda (7) anak yang sempat dinyatakan hilang saat memancing ikan dipinggiran danau bekas galian tambang kemarin. Selasa (11/06/2019) sekira Pukul 07. 15 wib, jenazah bisa dievakuasi dari danau bekas galian, menggunakan rakit bambu dan alat seadanya.

Menurut keterangan Sayun R, Ketua RW setempat yang memimpin pencarian dan sekaligus evakuasi, kepada Jatiluhuronline.com mengatakan. Bahwa keberhasilan menemukan jenazah bocah diduga terpeleset saat memancing ikan tersebut, dilakukan dengan menggunakan besi pengait  disambungkan dengan tali plastik. Menyasar sebuah benda dibawah permukaan air, dan menyangkut sesuatu benda dan ternyata jenazah Miftah.

"Pagi-pagi sekali saat matahari akan terbit, warga sudah mulai turun ke danau, dan melakukan pencarian secara swadaya dengan alat seadanya. Tanpa sengaja, besi pengait yang sudah dipasang tali menyangkut di pakaian anak. Kemudian ditarik ke atas, dan kelihatan badannya mengambang dipermukaan air dekat rakit." Kata Sayun

Ditambahkannya, proses pencarian yang dilaksanakan dari kemarin malam, sempat dihentikan. Karena situasi gelap, dan belum ada informasi akurat perihal keberadaan Miftah. Namun dari dugaan dan situasi yang ada, mengarah pada dugaan sang bocah terpeleset dan tenggelam masuk ke dasar danau bekas galian tambang pasir. Karena hampir bisa dipastikan, mengingat barang milik korban berupa sendal dan batang pancing ada di dekat jenazah ditemukan.

"Kemungkinan anak terpeleset dan jatuh ke dasar danau, dan tepat dibawah banyak limbah pepohonan yang menyulitkan anak untuk menjangkau ke atas karena tersangkut akar pepohonan dibawah permukaan air. Dapat dilihat dari posisi tangan dan kaki yang tidak dalam keadaan lurus, walaupun ada sedikit keanehan, perut almarhum tidak bengkak, alhamdulillah bisa ditemukan." Ucap Sayun

Jenazah langsung dievakuasi dan diangkat ke atas danau, lalu dibawa kerumah orang tuanya yang berjarak hanya ratusan meter dari lokasi Miftah tenggelam. Tak lama jenazahpun dibawa ke Puskesmas Cipeundeuy untuk dilakukan visum, guna pemeriksaan. Hanya beberapa saat saja, jenazah sudah kembali dan sekira pukul 10. 00 wib dikebumikan di TPU Ciukuk Desa Cimayasari.

Pantauan dilokasi kejadian, tidak terpasang garis Polisi, dan diseberang danau masih terlihat alat berat yang tidak melaksanakan aktivitas dari semalam. Situasi pun tidak terlalu ramai seperti waktu malam tadi, yang setiap sudut dipenuhi warga ingin tahu dan melihat langsung proses evakuasi. (***)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

1 Response to "Setelah 14 Jam, Jenazah Miftah Ditemukan Di Danau Bekas Galian"