Rumyati Ditemukan Tewas di Area Perkebunan Campaka

Petugas dari Polres Purwakarta Evakuasi jasad Rumyanti di Campaka. photo: pojokjabar
Purwakarta, Jatiluhuronline.com - Rum Yati, warga Kampung Pangkalan RT08/03, Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas di area kebun Blok Batu Haji Rt. 10/03 Desa Cibukamanah Kecamatan campaka.

Kepala Polisi Sektor Cibatu, AKP Ali Murtadho, berdasarkan keterangan awal saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban tidak pulang ke rumah sejak hari Senin (14/11) kemarin, korban pamit untuk pergi ke kebun miliknya yang berlokasi di Blok Legok Johar Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.

”Menurut keterangan awal saksi terjadi kebakaran di kebun milik korban hingga merembet ke kebun milik orang lain. Namun korban tidak ada di tempat tersebut,” jelas Ali, seperti dikutip dari pojokjabar.com, Selasa (12/11/19).

Kemudian di hari yang sama, sekitar pukul 18.00 WIB anak korban bernama Encum Sumiati mencari korban yang tidak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, Encum menanyakan kepada kakak korban yang bernama Asur Suryatna untuk menanyakan keberadaan korban.

”Di rumah Kaka korban, Encum tidak menemukan keberadaan korban. Setelah itu, Encum dan Kaka korban bersama warga sekitar mencari korban sampai pada hari Selasa dini hari, namun korban tidak diketemukan,” jelasnya.

Setelah itu, warga dan pihak keluarga korban melanjutkan pencariannya pada Selasa pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, dan korban ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia dekat pohon.

”Korban yang tidak pulang selama 24 jam tersebut ditemukan mengenakan baju warna merah corak batik tangan panjang dan memakai rok pendek warna merah. Di jenazah korban ditemukan bekas muntah di mulutnya dan terdapat kotoran di anusnya,” jelasnya.

Dari hasil identifikasi awal, jelas Ali, tidak ditemukan tanda-tanda akibat tindak kekerasan, untuk memastikan penyebab kematian korban, saat ini masih dalam proses autopsi oleh petugas berwenang. (pojokjabar/jto/mh)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

ads