Antisipasi Kebakaran Hutan, KPH Mamasa Timur Siapkan Mobil Pemadam



Akibat dilanda kemarau akhir-akhir ini Mamasa rawan dengan terjadinya kebakaran hutan, yang mengancam pemukiman warga. Seperti yang terjadi dibeberapa titik yang diperkirakan lebih dari 10 hektare hutan Area Pengguna Lain (APL), hangus dilalap sijago merah. 

Mamasa Sulbar, Jatiluhuronline - Untuk mencegah perluasan kebakaran hutan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Wilayah Mamasa Timur, telah mengeluarkan surat edaran berupa imbauan bagi masyarakat. Bahkan pihaknya melakukan sosialisasi di masyarakat demi mencegah pembakaran hutan baik disengaja maupun tidak disengaja. 

"Kami telah mengeluarkan surat yang berupa imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, melarang masyarakat melakukan pembakaran hutan, mengajak masyarakat untuk mewaspadai sumber api, dari manapun asalnya", Sebut Kepala KPH Mamasa Timur, Athler Papalangi, kepada Jatiluhuronline Selasa (30/10/2018). 

Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak yang berwenang bilamana melihat oknum masyarakat yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan, serta mengingatkan masyarakat bahwa barang siapa yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan perundangan-undangan yang berlaku.

"kami hanya berfokus pada pencegahan kebakaran kawasan hutan lindung, namun tidak menutup kemungkinan jika terjadi kebakaran hutan pada APL, maka kami juga turut serta dalam pemadaman", kata Athler. 

Selain mengeluarkan imbauan, KPH juga telah membentuk regu pengendali kebakaran hutan, yang bertugas memberikan sosialisasi bagi masyarakat terkait kerawanan kebakaran hutan, terutama pada musim kemarau.

"Sebenarnya membuka lahan pertanian dengan cara membakar, itu perbuatan yang tidak baik dan melanggar undang-undang, sehingga inilah yang menjadi sasaran bagi regu yang sudah dibentuk," pungkasnya.(***/Why).

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close