Bekerja di bidang Teknologi? kuasai Softskill ini

Source code programmer script (Digitaltrike)
Teknologi, Jatiluhuronline.com - Bekerja di bidang teknolo

gi, ternyata tidak melulu hanya menguasai berbagai bahasa program, coding, ataupun analisis data. ZipRecruiter menyebutkan, ternyata ada peningkatan permintaan untuk karyawan di bidang teknologi dengan keterampilan yang justru mengarah kepada softskill, -karakteristik personal yang bisa membantu orang tersebut bekerja sama dengan orang lain.

Untuk mengidentifikasi keterampilan dan pengalaman yang paling dihargai oleh pemberi kerja, ZipRecruiter mengevaluasi lowongan kerja bidang teknologi dan menemukan bahwa softskill justru berada di puncak daftar. Para pencari kerja juga mencari keterampilan seperti penjualan dan pemasaran, layanan pelanggan, cara berkomunikasi, ramah hingga punya jiwa wirausaha.

Salah satu softskill yang dilihat dalam peningkatan terbesar pertumbuhan tahun ke tahun adalah cara berkomunikasi. Menurut ZipRecruiter, permintaan untuk keterampilan komunikasi naik 77,2 persen dari tahun lalu.

"Ini adalah salah satu keterampilan yang lazim di setiap perusahaan dan setiap posisi," ucap manajer senior akuisisi bakat di ZipRecruiter Yasmin Sahami kepada CNBC, Selasa (6/11/2018).

Komunikasi yang jelas dan langsung juga penting bagi lulusan baru, atau mereka yang berada di tahap awal karier mereka. Untuk menunjukkan kemampuan mereka, pelamar harus mempertimbangkan semua pengalaman kerja mereka sebelumnya dan secara efektif mengomunikasikan keterampilan yang mereka pelajari dari masing-masing di resume mereka.

Mengambil magang dan pekerjaan paruh waktu seperti menjadi pelayan restoran mungkin tidak tampak penting dalam lamaran kerja untuk perusahaan teknologi. Tetapi jika Anda mampu menjual hidangan baru kepada pelanggan, Anda telah menunjukkan salah satu keterampilan dan pengalaman yang paling disukai oleh para pengusaha. Pekerjaan semacam itu juga menunjukkan kemampuan layanan kepada pelanggan dan menunjukkan sifat ramah, dua keterampilan lain yang ada dalam daftar yang dicari para pencari kerja.

Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman profesional, bisa juga untuk melampirkan prestasi akademik selama mereka menunjukkan keterampilan yang mumpuni dan sejalan di tempat Anda melamar. Anda dapat berbicara tentang proyek kegiatan di mana Anda mengelola sebuah tim, menunjukkan kepemimpinan dan keterampilan manajemen proyek.

Atau, jika Anda pernah menjadi sukarela di kampus, Anda dapat menyertakan keterampilan yang Anda ambil selama pengalaman itu juga. "Tidak peduli apa posisi Anda, menggunakan softskill seperti ini penting. Jika Anda duduk dan merenungkan itu dan berpikir tentang bagaimana Anda menggunakan keterampilan itu, itu sangat efektif (membantu)," sebut Yasmin. (****/M)
sumber : CNBC, kompas

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER