Malam Pergantian Tahun Baru, Warga Cipaisan Purwakarta Gelar Istighosah dan Do'a Bersama

Purwakarta, Jatiluhuronline.com - Menjelang malam pergantian  tahun baru, warga kampung sukarata RW 06 Kelurahan Cipaisan Kabupaten Prwakarta mengadakan Istighosah dan Do'a bersama dengan tajuk "Kenapa  Negeri ini Dilanda Bencana?" di halaman Madrasah Miftahussaadah, Senin (31/12/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua RW 06 Cipaisan Bapak H. Wawan Kuswandi, tokoh agama, para pemuda dan pemudi.

Ketua pemuda PBB Kabupaten Purwakarta, Kang Dendi mengatakan, kegiatan istighosah dan do'a bersama ini dilakukan dari rakyat oleh rakyat untuk Indonesia agar tetap aman, damai dan sejahtera.

"Istighosah dan do'a bersama warga Ciseureuh ini dalam rangka menyambut tahun baru masehi 2019, agar indonesia tetap aman dan damai" katanya.

Dendi berharap, di tahun 2019 nanti pembangunan Kabupaten Purwakarta khususnya dan Indonesia, rakyat dan pemerintah tetap rukun, bersatu dalam kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara Istighosah tersebut, dipimpin  oleh Ust Iip syarifudin,S Pd.I, kemudian dilanjut dengan siraman rohani oleh Ust. Ujang Saepulloh, S pd.I.

Dalam ceramahnya, Ust. Ujang memaparkan fenomena di Indonesia yang saat ini banyak dilanda bencana, mulai dari bencana alam sampai bencana krisis akhlak dan krisis kepercayaan terhadap pemimpin.

Bencana yang terjadi saat tsunami menghantam anyer dan lampung harus dijadikan bahan tafakur, bukan semata-mata karena faktor alam, tapi boleh jadi karena ulah tangan dan perbuatan manusia sendiri yang sudah jauh dari agama. Jjka tidak didasari keimanan dan ketakwaan kepada Allah, maka segala cara yang dilakukan manusia karena menuruti hawa nafsunya pasti akan mengakibatkan bencana, seperti tsunami, banjir, gempa, longsor, kebakaran rumah dan lainnya.

Melalui istighosah dan doa bersama yang dilakukan warga ciseureuh, ia mengajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt, semoga rakyat dan generasi penerus bangsa senantiasa menjaga keutuhan, kerukunan antar sesama, aman dan damai didasari dengan nilai-nilai moralitas dan spiritualitas, sehingga negara Indonesia terbebas dari segala bentuk bencana.(***/MM). 

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER