Himbauan Kapolres Purwakarta, 'Kopi Manis' di Tahun Politik

Purwakarta, Jatiluhuronline.com - Di tahun politik yang tengah berlangsung saat ini, Kapolres Purwakarta yang didampingi oleh Kapolsek Jatiluhur, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kanit Reg Ident, KBO Binmas dan Kasi Propam Polres Purwakarta mengadakan Kopi Manis (Komunikasi Polisi - Masyarakat Harmonis) bertempat di Aula Desa Cilegong Rt.016/004 Kec. Jatiluhur Kab. Purwakarta, Senin (21/01/2019).

Kegiatan Kopi Manis tersebut juga dihadiri Danramil Kecamatan Jatiluhur Kapt. Bambang Priyambodo, Camat Jatiluhur H. Asep Supriatna, S.Ip., S.An., M.M, Kades Cilegong Dadang, dan Warga masyarakat Desa Cilegong.

Kapolres Purwakarta menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya 'Kopi Manis' ini adalah dalam rangka pendekatan adanya keharmonisan antara pihak kepolisian dengan masyarakat.

Kapolrespun menghimbau kepada masyarakat, agar saling membantu dalam mengantisipasi peredaran narkoba tidak terkecuali miuman keras, ia pun berharap masyarakat bisa bekerjasama dengan pihak yang berwajib, apabila ada kegiatan yang mencurigakan dilingkungan warga sekitar untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

“Apabila mengetahui informasi tentang Narkoba ataupun miras segera disampaikan kepada kami,” ujar Kapolres.

Ditambahkannya, apabila ada hal lain yang tidak sesuai dengan hati nurani, supaya dimusyawarahkan dengan unsur pemerintahan terdekat, kemudian warga terutama pihak pemerintahan harus  mengetahui identitas disekitar lingkungan, seperti halnya di tempat Kos-kosan dan kontrakan.

“Saya berharap jika mengetahui ada warga atau orang baru, agar disampaikan ke Babinkamtibmas dan Babinsa,” katanya.

Terkait tindak pidana kriminal, pihaknya menghimbau untuk saling mengingatkan, mengingat saat ini marak modus operasi penipuan dan pencurian yang terjadi pada warga, terutama pada anak-anak dari orang-orang disekitar karena masih banyaknya Pencabulan dibawah umur.

Sementara itu, Kapolres menyampaikan di tahun politik ini masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi atau pernyataan yang mengindikasi pada perpecahan persatuan dan keutuhan bangsa. 

“Harus saling menjaga, menghormati dan tidak saling membenci walaupun dalam memilih berbeda pilihan,” tegasnya. (***/MH)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER