Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan, Begini Tanggapan Bupati Purwakarta

PURWAKARTA, JATILUHURONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten Purwakarta menilai kesadaran masyarakat Purwakarta perihal pembuangan dan pengelolaan sampah masih dinilai masih rendah. 

Hal itu dikatakan Bupati Anne saat menanggapi masih banyaknya tumpukan sampah terlihat dipinggir jalan yang berserakan dan menimbulkan bau tak sedap karena berhari-hari belum terangkut oleh petugas.

Sekitar 250 petugas kebersihan di Purwakarta terus dikerahkan setiap harinya untuk mengangkut sampah, dari sejumlah petugas tersebut dipandang sudah cukup, namun untuk sarananya (truck sampah)  masih belum memadai. 

"Armada truk pengangkut sampah saat ini masih belum memadai jumlahmya untuk menjangkau 17 kecamatan di Purwakarta dalam waktu singkat," kata Anne di Komplek Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta. Rabu (10/7/2019).

Sementara untuk pengadaan pengangkut sampah berupa dump truk dan mobil kecil bak terbuka, pihaknya sudah mempersiapkan dari anggaran APBD tahap II dan bantuan provinsi. 

"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa turun. Saya sudah meminta dua mobil dump truk dan mobil kecil bak terbuka akan disiapkan di tahun ini pada anggaran yang ada," katanya.

Selain itu,  partisipasi warga Purwakarta dalam mengelola sampah dinilai belum semua kompak, terlihat masih adanya masyarakat yang sering membuang sampah setelah pengangkut sampah lewat di pagi hari. 

Mestinya, warga membuang sampah itu di waktu yang sudah dijadwalkan dan di lokasi tertentu sebelum pukul 06.00 WIB.

"Partisipasi masyarakat belum maksimal. Gimana mau bersih, kalau tidak kompak. Semuanya kembali lagi ke masyarakat." pungkasnya.  (tb/jto/mh)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER