Demo Buruh, Menjelang May Day 2015

Demo buruh menjelang may day
Bandung, Jatiluhuronline - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mempersilakan para buruh jika ingin melakukan aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh atau May Day, Jumat (1/5). Menurut Deddy yang akrab disapa Demiz, aksi unjuk rasa merupakan hal yang wajar dilakukan.

"Saya kira wajar kalau demo selama tidak anarkis," ujar Demiz di Gedung DPRD, Kamis (30/4). Demiz mengatakan sebesar apa pun demonya tidak masalah. Bahkan menurut dia hal ini bagus sebagai sarana menyampaikan pendapat.

Meski begitu, Demiz mengaku belum mengetahui terkait aksi apa yang akan digelar buruh di Jawa Barat. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan pihak keamanan dalam hal ini kepolisian maupun TNI.
"Belum ada kabar (terkait aksi buruh). Saya kira sporadis, Jabar kan wilayahnya luas," katanya. Menurut Demiz, nantinya buruh tersebut bisa terkonsentrasi di Bandung atau gimana.

Pihak kepolisian menurutnya lebih mengetahui posisi demonstrasi buruh. "Nanti kami koordinasi lah," katanya.

Disinggung mengenai aksi sweeping buruh untuk melakukan unjuk rasa, Demiz mengakui hal tersebut kurang Ia dukung. Namun, menurutnya hal tersebut tidak masalah asalkan tidak mengganggu.

"Nah sweeping ini yang gak bagus. Ngajak demo gak apa-apa selama tidak mengganggu," katanya.
Terkait kesiapan untuk beraudiensi dengan buruh, Demiz mengaku hal tersebut tidak masalah. Hanya saja, Demiz mengatakan secara umum kebutuhan buruh sudah terpenuhi termasuk jaminan hari tua dan jaminan kesehatan bagi buruh.

"Kalau outsourcing itu kan bicara mengenai Undang-Undang berarti kewenangannya di pusat bukan di daerah. Di daerah biasanya tentang UMK, UMR," katanya. (rol/*)

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close