Pekerjaan Dengan Upah Rendah, Yang Mempertaruhkan Nyawa Dan Keluarga

Konawe Sulteng, Jatiluhuronline - Para pemuda pekerja pemasangan (Erection) tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) PLN wilayah Sulawesi, asal Desa Cimayasari Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang, masih mengandalkan enghasilan dari pekerjaan tersebut. Meski beresiko dengan bahaya dengan ketinggian dan beban besi bertonase besar, tidak pernah mereka hiraukan. Demi mengejar rupiah, untuk dibawa pulang.

Juned (28), yang sudah bekerja 10 tahun menggeluti pekerjaan pemasangan tiang-tiang tinggi bertonase besar, baik tiang SUTET ataupun menara selular. Tidak pernah takut dengan bahaya dan resiko pekerjaan, yang selama ini menjadi andalan mengejar rupiah. Meski tak jarang, upah yang diterima tidak sepadan, dan kadang tidak dibayar. Acap kali, harus pulang gigit jari, karena upah kerja tidak diterima ketika sampai dikampung halaman.

"Mau gimana lagi, tidak ada pekerjaan lain yang bisa dikerjakan di kampung halaman, ya terpaksa kerja begini dan sekarang masih di Konawe. Walaupun sedikit agak was-was, karena getaran gempa dari Palu, sempat terasa sampai ke (Konawe) sini." ungkapnya kepada Jatiluhuronline melalui sambungan telepon Minggu (28/10/2018) pagi.

Ia menambahkan, upah yang diterima dari hasil pekerjaan dan keringatnya, kalau di rata- rata berkisar Rp 150. 000,- belum termasuk makan dan rokok serta tempat menginap. Mayoritas pekerjaan pemasangan diborong dengan perhitungan, jumlah berat beban tiang atau menara, dikali Rp 1. 100,- dibagi 8 orang. Kalau tidak ada halangan cuaca atau kendala lain, bisa 4 hari kelar, dan bisa sebaliknya.

"Kebiasaan kami selagi bekerja, tanpa sabuk pengaman/keselamatan (seftybell). Malah tambah ribet dan canggung, kalo pake sabuk. Mendingan tidak sekalian, dan jangan pake." imbuhnya.

Bagi mereka para pekerja pemasangan tiang SUTET dan menara Selular, meski bukan sebagai karyawan tetap dan tidak mendapat bonus serta perlindungan asuransi kecelakaan diri ataupun kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Juned dan kawan-kawan tetap menerima tawaran pekerjaan itu, walaupun harus pergi ke luar pulau jawa, bahkan ke daerah perbatasan terluar NKRI. (***)


SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

close