Mendambakan Anak Sholeh

MENDAMBAKAN ANAK SHOLEH 
Oleh : Dr. KH. Abun Bunyamin, MA (Pimpinan Ponpes. Al-Muhajirin Purwakarta)

رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

"Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana." (Q.S, Al-Baqarah Ayat 129)

Q.S, Ibrahim : 37

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." (Q.S, Ibrahim : 37)

Semua orang yang sudah berumah tangga pasti mendambakan anaknya soleh karena kebahagiaan rumah tangga tidak diukur dari banyaknya harta atau tingginya jabatan, orangtua menginginkan anaknya lebih sukses dari pada kedua orangtuanya, kesuksesan anak yang paling penting adalah ketaatan dan keimanannya kepada Allah SWT. Karena anak yang soleh tentu diharapkan memiliki ilmu yang cukup, berakhlakul karimah, dan sangat bermanfaat bagi umat.

Anugerah Allah yang paling besar adalah diberinya anak yang soleh yang menjadi hiasan hidup. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Qs. Al-Kahfi: 46).

Ada 5 langkah yang harus kita lakukan agar anak kita manjadi anak soleh yaitu:

1.Kasih sayang yang tulus.
Dalam mendidik anak tentu sangat dibutuhkan kasih sayang sebagai landasannya, Terlebih lagi ketika anak tersebut masih dalam usia dini.

Contoh teladan kita salah satunya adalah Nabi Ibrahim ‘alaihi wa sallam yang telah mengajarkan bentuk kasih sayang kepada anak. Beliau demikian kasih sayang terhadap anak, dan juga terhadap anak para shahabatnya radhiyallahu ‘anhum.

2. Pendidikan yang sesuai
Sejak dini anak ditanamkan nilai-nilai tauhidullah (keesaan Allah). Ma’rifatullah (mengenal Allah) adalah tema pertama yang kita ajarkan kepada anak-anak, tentu dengan bahasa dan contoh-contoh yang sederhana, agar terpatri dalam ruang pikirnya, siapa penciptanya, siapa pemberi rizki, siapa pengatur hidup, siapa penguasa alam, siapa yang pantas disembah, siapa yang menghidupkan dan mematikan.

3. Memberikan makan dan minum yang halal.
Makanan dan minuman yang halal dapat memberikan kebaikan dan mencegah keburukan. Dalam surat Al Maidah, ayat 88 mensyariatkan untuk memakan makanan yang halal dan baik.

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

"Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya." (Q.S, Al Maidah, ayat 88)

4. Memberikan contoh dan bimbingan yang terpuji.
Contoh perilaku atau perbuatan orang tua akan ditiru oleh anak karena dengan perbuatan itu anak lebih mudah mengikuti dari pada perkataan. Pribahasa menyebutkan bahwa” perbuatan lebih fasohat dari pada perkataan”.

5. Munajat
Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh orangtua yang ingin memiliki anak-anak yang sholeh dan sholehah yaitu senantiasa bermunajat kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan amalan para nabi dan rasul yang selalu memohon kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan yang baik. Firman Allah SWT,

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali Imran : 38)

Selain 5 hal di atas juga perlu ikhtiar seperti hal-hal berikut ini :

Berpuasa, artinya berpuasa khusus yang dilakukan orang tuanya untuk kesolehan anaknya, baik Senin-Kamis atau puasa lainnya, karena doa orang yang berpuasa adalah doa yang diijabah.

Solat hajat, siapapun bila punya hajat maka solat dua rokaat, terutama di waktu malan kemudian niyatkan bahwa shalat hajatnya demi kesalehan anak.

Sodakoh, sodaqah juga sangat di utamakan agar anaknya soleh, diberikan sodaqah tersebut kepada ulama, ahli ibadah, orang soleh terutama kepada guru yang mendidik anaknya.

Membaca Al-Quran, apakah dengan cara membaca surat yasin, surat Al-Mulq dan surat lainnya, dengan niat bahwa bacaan tersebut akan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak.
Memanjatkan doa secara khusyu.Terutama membaca doa yang tercantum dalam akhir surat al furqan ayat 74, paling tidak bacalah satu kali setiap bada sholat,

Surat Al-Furqon ayat 74

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Q.S, Al-Forqon : 74)

Semoga diijabah oleh Allah Swt diberi anak cucu keturunan yang soleh yang selalu mendoakan orang tuanya. Amiin, amiin, amiin ya mujiibassaailiin.

*) Disampaikan pada pengajian Ahad 28 Juli 2019
Sumber : almuhajirin.ac.id

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER